Darunnajat.id Bumiayu-Pidato atau public speaking adalah salah satu kegiatan ekstrakulikuler wajib yang ada di Pondok Pesantren Modern Darunnajat. Ekstrakulikuler wajib ini dilaksanakan tiga kali dalam satu minggu, tepatnya pada setiap malam selasa, rabu siang, dan malam jum’at.

Disetiap pertemuanpun pidato ini bukan semata mata hanya pidato biasa yang menggunakan bahasa Indonesia,tapi menggunakan 3 bahasa, yaitu bahasa arab, inggris, dan bahasa Indonesia.

Dengan begini santri jadi bisa lebih aktif atau bisa berkomunikasi bukan hanya dari lingkungan biasa saja tapi dari lingkungan yang penuh pengetahuan contohnya muhadloroh serta anak-anak jadi lebih bisa mengatur waktu luangnya untuk membuat artikel untuk muhadloroh ini.

Kelebihanya pun jangan diragukan,bukan hanya untuk mengembangkan kemampuan anak dalam berbicara di depan orang banyak, tetapi bermanfaat juga untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan sangat urgen pula untuk perubahan diri dalam bersosialisasi seorang santri dan masih banyak lagi.

Ternyata benar menjadi seorang santri darunnajat bukan hanya  bisa mengaji, banyaknya ekstrakulikuler dan banyaknya peluang untuk mengeluarkan segala kemampuan yang kita miliki membuat santri ingin menunjukan bakat yang ada pada diri mereka masing-masing.

Pondasi muhadhoroh ini juga sangat kuat. Karena kegiatan ini bukan kegiatan yang baru ditetapkan oleh pondok, tetapi sudah belasan tahun metode ini ditetapkan.

Inilah bukti jika ekstra ini memiliki banyak sekali kegunaan untuk santri darunnajat. Bahkan pada setiap jadwalnya pun tidak pernah kita tinggalkan kecuali ada acara mendadak yang mengaharuskan untuk meliburkan ekstra muhadhoroh ini.

Inilah jawaban yang dikatakan oleh salah satu santriwati Darunnajat.

“Manfaat sekali jika santri darunnajat sudah keluar dari pondok ini, salah satunya agar bisa bersosialisasi dengan masyarakat dengan mudah karena sudah terbiasa dengan kegiatan di pondok’’ (Ucap salah satu santriwati PPMD).

Berbagai kendala pun sering kali dilewati oleh beberapa santri yang akan berpidato didepan teman-temannya. Salah satunya adalah merasa canggung atau tidak bisa menyampaikan dengan baik akibat nerveous. Tapi dibalik itu semua santri akan memiliki pemikiran yang lebih maju karena bisa mengikuti kegiatan muhadloroh ini dengan baik.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *