KMI

Tim Futsal PORPIDA Darunnajat Menang Atas MTs Al Hikmah Benda, Melaju ke Babak Selanjutnya!

Tampil Dominan, Tim Futsal PORPIDA Darunnajat Taklukkan MTs Al Hikmah Benda BUMIAYU – Kebanggaan kembali menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern (PPM) Darunnajat Bumiayu. Tim futsal kebanggaan santri, yang berlaga dalam ajang PORPIDA, berhasil memastikan diri melaju ke babak selanjutnya setelah menumbangkan perlawanan sengit dari MTs Al Hikmah Benda dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama. Sejak peluit pertama dibunyikan, anak-anak asuhan PPM Darunnajat langsung tampil menekan. Kerja sama tim yang solid serta stamina yang prima menjadi kunci utama kemenangan kali ini. Meskipun lawan memberikan perlawanan yang cukup ketat, disiplin posisi dan penyelesaian akhir yang tajam membuat tim Darunnajat berhasil unggul hingga akhir laga. Mental Juara Santri Darunnajat Kemenangan ini bukan sekadar soal skor, melainkan bukti nyata dari kerja keras latihan rutin di sela-sela kesibukan menuntut ilmu di pesantren. Dukungan penuh dari para asatidz dan sesama santri yang hadir di pinggir lapangan turut membakar semangat juang para pemain di lapangan hijau. “Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Anak-anak bermain dengan hati dan menjaga sportivitas sesuai nilai-nilai yang diajarkan di pondok,” ujar salah satu perwakilan ofisial tim. Menatap Babak Selanjutnya Dengan hasil positif ini, tim futsal PORPIDA Darunnajat resmi mengamankan posisi untuk bertanding di fase berikutnya. Tantangan ke depan dipastikan akan lebih berat, namun dengan modal kemenangan atas tim kuat seperti MTs Al Hikmah Benda, optimisme tinggi kini menyelimuti skuad Darunnajat. Mari kita terus berikan doa dan dukungan terbaik agar tim kebanggaan kita bisa terus melaju hingga meraih gelar juara!

Tim Futsal PORPIDA Darunnajat Menang Atas MTs Al Hikmah Benda, Melaju ke Babak Selanjutnya! Read More »

Tim Debat Bahasa Arab Darunnajat Tembus Semifinal Nasional

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah (MA) Darunnajat. Tim Debat Bahasa Arab Putri MA Darunnajat berhasil lolos ke babak semifinal Lomba Debat Bahasa Arab tingkat nasional dalam rangkaian World Arabic Language Day yang akan diselenggarakan pada 25 Januari 2025 di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Tim debat putri MA Darunnajat yang beranggotakan Feli Nur, Alisa, dan Sakhiya Reyna menunjukkan performa gemilang sejak babak penyisihan. Pada fase tersebut, mereka harus berhadapan dengan tim-tim kuat, yakni PP. Lu’lu wal Marjan dan Al-Hikmah 2 Putri. Melalui argumentasi yang tajam, penguasaan bahasa Arab yang baik, serta kerja sama tim yang solid, MA Darunnajat Putri berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal. Keberhasilan ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi para anggota tim. Salah satu anggota tim, Feli Nur, mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali berjuang membawa nama Darunnajat di ajang nasional yang sama. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa kembali berjuang untuk Darunnajat di UII untuk yang kedua kalinya. Ini menjadi pengalaman berharga dan motivasi besar bagi saya untuk memberikan yang terbaik di babak semifinal,” ujar Feli. Kebahagiaan juga dirasakan oleh musyrifah sekaligus pembimbing tim debat, Usth. Najwa Ulya Sari. Ia mengaku bangga atas kerja keras dan kesungguhan para santri selama proses latihan hingga pertandingan. “Saya sangat senang dan bangga bisa membimbing anak-anak debat hingga akhirnya mengantarkan mereka lolos ke semifinal offline di UII. Ini adalah hasil dari latihan yang konsisten, semangat juang, dan kekompakan tim,” tutur Usth. Najwa. Dengan lolosnya tim Debat Bahasa Arab Putri MA Darunnajat ke babak semifinal, diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab dan ajang kompetisi akademik tingkat nasional. Tim MA Darunnajat Putri pun kini tengah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi babak semifinal yang akan digelar di Yogyakarta.

Tim Debat Bahasa Arab Darunnajat Tembus Semifinal Nasional Read More »

Amaliyatut Tadris di Pondok Pesantren Modern Darunnajat Bumiayu: Melatih Santri Menjadi Pendidik Berkarakter

Suasana kelas di Pondok Pesantren Modern Darunnajat Bumiayu tampak berbeda pada pelaksanaan kegiatan Amaliyatut Tadris. Para santri duduk rapi memperhatikan, sementara di depan kelas seorang santri tampil dengan penuh percaya diri menyampaikan materi pelajaran. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi santri untuk merasakan langsung pengalaman mengajar sebagaimana seorang pendidik sesungguhnya. Amaliyatut Tadris merupakan program praktik mengajar yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan di Pondok Pesantren Modern Darunnajat Bumiayu. Kegiatan ini dirancang khusus sebagai bekal bagi santri, terutama santri tingkat akhir, agar memiliki kesiapan mental, keilmuan, dan metodologi sebelum terjun ke dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat. Dalam setiap pelaksanaannya, santri yang bertugas mengajar diwajibkan mempersiapkan materi dengan matang. Mereka menyusun rencana pembelajaran, memilih metode yang sesuai, serta menentukan bahasa pengantar yang digunakan, baik Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Hal ini menjadi ciri khas pesantren modern yang menekankan penguasaan ilmu sekaligus kemampuan komunikasi. Saat proses pembelajaran berlangsung, santri berperan layaknya seorang guru. Mereka menjelaskan materi, mengajukan pertanyaan, serta berinteraksi aktif dengan peserta didik. Suasana kelas pun terasa hidup, karena santri tidak hanya belajar teori mengajar, tetapi juga menghadapi dinamika kelas secara langsung. Kegiatan Amaliyatut Tadris ini berada di bawah bimbingan para ustadz dan ustadzah. Para pembimbing dengan seksama mengamati jalannya pembelajaran, mulai dari penguasaan materi, cara penyampaian, penggunaan bahasa, hingga sikap dan adab santri saat mengajar. Setelah praktik selesai, santri mendapatkan evaluasi dan masukan yang bersifat membangun sebagai bahan perbaikan ke depan. Lebih dari sekadar latihan mengajar, Amaliyatut Tadris menjadi sarana pembentukan karakter. Santri dilatih untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, sabar, dan rendah hati. Mereka belajar bahwa menjadi pendidik bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang memberi teladan dan membimbing dengan ketulusan. Melalui kegiatan Amaliyatut Tadris, Pondok Pesantren Modern Darunnajat Bumiayu terus berkomitmen mencetak generasi santri yang siap menjadi pendidik, da’i, dan pemimpin di tengah masyarakat. Diharapkan, pengalaman berharga ini menjadi bekal nyata bagi santri dalam mengabdikan ilmu yang telah mereka peroleh, di mana pun kelak mereka berada.

Amaliyatut Tadris di Pondok Pesantren Modern Darunnajat Bumiayu: Melatih Santri Menjadi Pendidik Berkarakter Read More »

PPM Darunnajat Ikut Sukseskan World Muslim Scout Jamboree

Pondok Pesantren Modern (PPM) Darunnajat kembali menorehkan kiprah positif dalam dunia kepramukaan dengan mengirimkan 32 peserta dan 8 pembina untuk mengikuti World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025. Ajang internasional ini digelar di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta, pada 9–14 September 2025, sekaligus menjadi bagian dari peringatan 100 tahun berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan bergengsi tersebut diikuti lebih dari 15.000 peserta pramuka Muslim dari dalam maupun luar negeri. Rangkaian acara WMSJ dirancang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, serta memperluas wawasan para generasi muda Muslim. Pembukaan resmi jambore akbar ini dihadiri langsung oleh Pimpinan PMD Gontor, yang menandai dimulainya kegiatan penuh semangat kebersamaan dan semarak peringatan seabad Gontor. Menurut Ibni Rifaat, salah satu peserta asal PPM Darunnajat, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga yang sulit dilupakan. “WMSJ adalah kegiatan yang sangat bermanfaat. Banyak keseruan dan tantangan yang kami lakukan bersama-sama. Selain itu, kami memperoleh pengetahuan baru—hal-hal yang selama ini hanya ‘katanya’ akhirnya terbukti nyata,” ujarnya dengan penuh antusias. Testimoni tersebut mencerminkan bahwa jambore ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang belajar dan eksplorasi. Selama enam hari pelaksanaan, peserta mengikuti beragam kegiatan menarik seperti permainan edukatif, pelatihan keterampilan kepramukaan, diskusi kepemimpinan, hingga pentas seni budaya. Keseruan acara semakin meriah dengan penampilan guest star kenamaan, di antaranya Iwan Fals, Fatin Shidqia, Wali Band, dan Rafi Ahmad. Tausiah dan motivasi juga disampaikan oleh Ustadz Lukman Hakim, memberikan inspirasi rohani kepada para peserta. Selain itu, sarasehan pembina menjadi salah satu momen penting yang mempertemukan para pembina pramuka dari berbagai daerah dan negara. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Abdul Mu’ti bersama beberapa tokoh besar kepramukaan dan masyarakat. Pertemuan ini bertujuan memperkuat jejaring, berbagi pengalaman, serta memperkaya metode pembinaan pramuka di masa depan. Puncak kegiatan WMSJ 2025 ditutup pada Sabtu malam Ahad (13 September) dalam suasana penuh suka cita dan kekhidmatan. Penutupan dihadiri oleh Gubernur Jakarta, Pimpinan PMD Gontor, serta Kak Kwarnas, yang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan panitia. Acara penutupan ini diakhiri oleh berdendang bersama Wali Band. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menambah kesan mendalam bagi para peserta, termasuk kontingen PPM Darunnajat. Partisipasi PPM Darunnajat dalam WMSJ 2025 menjadi bukti komitmen lembaga pendidikan ini untuk terus mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan positif. Keterlibatan mereka tidak hanya membawa nama baik pesantren, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan lintas daerah dan negara. Melalui kegiatan ini, PPM Darunnajat berharap para santri dapat mengimplementasikan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan keilmuan yang diperoleh selama jambore. Pengalaman internasional ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam mewujudkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045, sejalan dengan semangat peringatan seabad Gontor sebagai tonggak kebangkitan pendidikan dan kepramukaan Islam.

PPM Darunnajat Ikut Sukseskan World Muslim Scout Jamboree Read More »